Dia berharap kegiatan ini bermanfaat bagi semuanya dan dapat dilanjutkan pada generasi selanjutnya dan kedepan anak muda dari SD, SMP terutama memasukan pembuatan tanjak dan gandik dalam muatan lokal. Ketua umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Keluarga Palembang Darussalam (AMKPD) Dr Hj Alfa Siti Azizah Gadjahnata MS SpOK mengaku bersyukur hari ini Kerukunan Keluarga Palembang yang berkerjasama dengan Pemprov Sumsel dapat melaksanakan Festival Palembang Darussalam XIX dan hari ini pelatihan pembuatan tanjak dan gandik.
“Mungkin banyak orang belum tahu apa itu tanjak dan apa itu gandik, jadi kemarin saya selaku Ketua Umum Angkatan Muda Keluarga Palembang sempat mensosialisasikan terutama saat Asian Games dimana mata dunia sedang menyorot kita disitulah kesempatan, makanya saya menggebu-gebu ingin mensosialisasikan tanjak dan gandik tersebut,” katanya.
Sekarang menurutnya anak-anak muda Palembang Darussalam, masyarakat Palembang mulai mengenal kembali apa itu tanjak dan gandik. “ Kalau gandik itu, kalau zaman dahulu itu biasanya di pakai ringan misalnya habis penganten 3 bulan setelah pengantin , itu biasanya kalau diajak sanjo-sanjo kerumah keluarga harus wajib pakai gandik tapi sekarang sudah tidak ada lagi,” katanya.
Karena itu dirinya sebagai pencinta budaya Palembang ingin masyarakat secara luas mengenal tanjak dan gandik dan mencintai kebudayaan kita sendiri. Diakhir acara diserahkan kain dengan warna milenial diserahkan oleh owner Rumah Batik Palembang, Agus Sari Yadin kepada salah satu Pembina Festival Palembang Darussalam, Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama Raden Muhammad Fauwaz Diradja,S H.,M.Kn dan Ketua KKP kota Palembang Abdul Rozak.(udy)
Komentar