oleh

Rp 2,79 Miliar Dikembalikan ke Kas Daerah, Pasar Murah Digelar untuk Warga OKI

OKI, JURNAL SUMATRA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) menggelar operasi pasar murah serta pengembalian pemulihan aset dan kerugian keuangan negara oleh Kejari kepada Pemerintah Kabupaten OKI.

Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyampaikan bahwa operasi pasar murah telah dilaksanakan beberapa kali guna membantu masyarakat mendapatkan harga sembako yang terjangkau.

“Operasi pasar murah ini telah kami laksanakan beberapa kali di Kabupaten OKI. Alhamdulillah, kali ini diadakan di Kota Kayuagung, tepatnya di kantor Kejari, dengan harga sembako yang sudah disubsidi pemerintah agar lebih murah dari harga pasaran,” ujar Muchendi.

Muchendi juga mengapresiasi Kejari OKI atas upaya dalam menegakkan aturan dan memastikan anggaran daerah digunakan sebagaimana mestinya.

“Pengembalian dana ini tidak diberikan langsung dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat, tetapi dikembalikan dalam bentuk program seperti pasar murah ini, pembangunan jalan, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan gratis,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara Pemkab OKI dan Kejari, diharapkan tata kelola keuangan dan aset daerah menjadi lebih tertib serta manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Operasi pasar murah dan pemulihan keuangan negara ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan bagi warga OKI,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari OKI Hendri Hanafi juga menyerahkan pemulihan keuangan negara senilai Rp 2,79 miliar kepada Pemkab OKI. Dana ini berasal dari tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dari tahun 2021 hingga 2023 yang telah berhasil dikembalikan ke kas daerah.

“Uang ini merupakan hak pemerintah dan masyarakat, yang sebelumnya digunakan tidak sesuai peruntukannya,” jelas Hendri.

Selain itu, dalam rangka penertiban aset daerah, Kejari OKI juga menyerahkan 14 unit kendaraan dinas yang telah ditertibkan untuk dikembalikan ke pemerintah daerah.

“Kendaraan yang masih layak pakai akan difungsikan kembali sesuai kebutuhan, sementara kendaraan yang sudah tidak layak akan dilelang sesuai aturan,” ungkap Hendri.

Hendri Hanafi menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan baik.

“Kami berharap apa yang telah dilakukan hari ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut hari raya,” tutup Hendri. (Choe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed