oleh

Gara-Gara Saling Belit Berujung Maut

Lahat, jurnalsumatra.com – Pasar romadhon desa Jarai Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat menjadi saksi atas tewasnya Sumardi (56) seorang pedagang warga Desa Lubuk Saung Kecamatan Jarai, dikarenakan korban mengalami luka tusuk di lengan kiri, luka tusuk dibahu sebelah kiri, luka tusuk diperut sebelah kiri, dan luka lecet dikaki kiri, diduga akibat sabetan senjata tajam (Sajam).

Yang dilakukan oleh terduga pelaku Joni Kurniawan (23) seorang petani warga Desa Muara Rawi Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat, yang juga mengalami luka tusuk di perut sebelah kiri, dan luka lecet disebelah kiri, dan kini tersangka telah menjalani menjalani proses penyembuhan usai dari Operasi di Rumah Sakit BESEMAH Kota Pagar Alam.

Dibantu oleh tersangka lainnya yakni, Kelvin Saputra (20) seorang swasta warga Jl Baru Bendi RT 003 RW 010 Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ulu, Kabupaten PALI yang saat ini masih diburuh keberadaannya oleh Petugas Polisi. Akibat dari perkelahian yang berujung petaka itu, tidak hanya menewaskan Sumardi, juga nyaris dirasakan anak korban bernama MR (17) seorang Pelajar warga desa Lubuk Saung Kecamatan Jarai, lantaran mengalami luka tusuk di dada kanan, luka tusuk dibawa ketiak sebelah kiri, luka tusuk di lengan sebelah kiri, dan masih menjalani perawatan oleh Tim Medis RSUD BESEMAH Kota Pagar Alam. Usut demi usut perkelahian berdarah itu, disebabkan saling belit.

Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK melalui Kasi Humas Polres Lahat IPTU Sugianto SH, disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat AIPTU Liespono SH, usai menerima laporan LP/B-02/IV/2022/SPK Polsek Jarai, tanggal 07 April 2022 dari Nophari Julagis (24) warga Desa Lubuk Saung Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, jajaran Polsek Jarai langsung bergerak.

“Laporan dari keluarga korban ini ke Polsek Jarai atas Perkara 351 KUHP dan atau 170 Penganiayaan dan atau Pengeroyokan, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Pasar Romadhon Desa Jarai Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat,” tegas Liespono pada Kamis (07/04/2022).

Untuk kronologis kejadian diceritakan Liespono, pada Kamis tanggal 07 April 2022 sekira pukul 17.00 WIB kakak ipar korban berada dirumah Desa Lubuk Saung Kecamatan Jarai, tiba tiba ibu mertuanya bernama ERNI ASMAWATI pulang diantar oleh MO (nama panggilan) dengan keadaan lemas dan memintak kakak ipar korban mencari adik iparnya Muhammad Repson.

“Kakak iparnya dimintak untuk mencari adik iparnya. Lalu, pergi kepasar Jarai bersama MO dan melihat ayah mertua dan adiknya sudah tidak ada lagi. Selanjutnya, ia menuju Puskesmas Sudan juga tidak ada,” ucap Liespono. Tak lama kemudian, sambungnya, Kakak Iparnya mendapat kabar bahwa adiknya MR luka parah sehingga, dirinya bersama MO menuju RSUD BESEMAH Pagar Alam, setiba dilokasi ia melihat adiknya mengalami luka tusuk didada tengah, luka tusuk dibawah ketiak sebelah kiri dan luka tusuk dilengan sebelah kiri. Sedangkan, bapak mertuanya SUMARDI mengalami luka tusuk dilengan sebelah kiri, luka tusuk dibahu sebelah kiri, luka tusuk diperut sebelah kiri, dan luka lecet dikaki kiri walaupun dalam keadaan sadar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed